Jumat, 19 Oktober 2018

Persiapkan 5 Syarat Ini Saat Klaim Asuransi Prudential


Persiapkan 5 Syarat Ini Saat Klaim Asuransi Prudential

Prudential termasuk salah satu perusahaan asuransi terpercaya di Indonesia. Tidak heran jika nasabah dari perusahaan ini semakin bertambah tiap tahunnya. Prudential memang memberikan perlindungan maksimal pada nasabahnya sesuai dnegan polis yang diajukan. Nah, berikut ini beberapa syarat yang harus Anda perhatikan dalam cara klaim asuransi Prudential.

1. Isilah Formulir Pengajuan Klaim

Syarat berkas pertama yang harus Anda lengkapi saat mengajukan klaim adalah formulir klaim rawat inap yang bisa Anda unduh langsung melalui website resmi Prudential. Jika tertanggung atau pemegang polis harus diwakilkan, Anda bisa mengisi surat kuasa pemberian rekam medis yang juga bisa Anda dapatkan melalui website Prudential.

Isilah formulir tersebut dengan benar, jujur dan lengkap. Pihak Prudential akan melakukan validasi dan verfikasi untuk memastikan klaim Anda. Jika ada yang tidak lengkap dari formulir ini, bukan tidak mungkin jika pengajuan klaim Anda ditolak. Formulir klaim ini bisa bermacam-macam sesuai dengan kondisi Anda.

Perlu Anda perhatikan, formulir klaim rawat inap, kecelakaan dan penyakit kritis berbeda-beda sesuai dengan kondisinya. Syarat dan berkas yang perlu dipersiapkan juga berbeda sesuai dengan jenis klaim yang Anda alami. Pada kasus kecelakaan, Anda diharuskan menyertakan surat berita acara kepolisian sebagai bukti.

Cara klaim asuransi Prudential untuk asuransi jiwa, jika untuk tertanggung yang meninggal dunia memerlukan berkas dan dokumen yang lebih banyak dari klaim lainnya. Selain keseluruhan berkas umum, Anda juga perlu menyertakan surat keterangan kematian dari pemerintah setempat, polis asli juga identitas ahli waris.

2. Sertakan Surat Keterangan Dokter

Saat mengajukan klaim dengan sistem reimbursement, Anda diharuskan melampirkan Surat Keterangan Dokter dari dokter yang merawat Anda. SKD yang diterima oleh pihak Prudential haruslah ditandatangani oleh dokter yang bersangkutan dan memiliki stempel rumah sakit. Jika ada yang tidak jelas dari surat ini, pihak Prudential berhak menolak klaim Anda.

3. Kwitansi dan Rincian Pembayaran Asli

Berkas selanjutnya yang perlu Anda sertakan adalah kwitansi beserta rincian pembayaran biaya rumah sakit. Dalam sistem reimbursement, Anda diharuskan menyimpan keseluruhan kwitansi saat pengajuan klaim. Jika biaya perawatan sudah dijamin oleh asuransi lainnya, Anda harus menyertakan surat koordinasi benefit dengan salinan rincian biaya rumah sakit tadi.

4. Salinan Rekam Medis Selama Rawat Inap

Berkas lain yang perlu Anda sertakan saat mengajukan klaim adalah hasil pemeriksaan medis selama masa rawat inap. Rekam medis ini bisa berupa hasil pemeriksaan laboratorium juga radiologi yang berkaitan dengan diagnosa penyakit yang Anda derita. Pihak Prudential tidak akan meng-cover hasil pemeriksaan yang tidak berkaitan dengan diagnose tersebut.

5. Salinan Polis dan Keterangan Identitas

Berkas yang tak kalah penting yang perlu Anda persiapkan adalah salinan polis, kartu anggota serta keterangan identitas. Keterangan identitas ini bisa berupa KTP, Paspor atau SIM yang masih berlaku. Sedangkan untuk pengajuan klaim meninggal dunia, ahli waris harus menyertakan akta nikah jika tertanggung merupakan suami atau istri disamping KTP.

Jika ahli warisnya adalah anak, maka diperlukan lampiran akta lahir. Bila ahli waris adalah orang tua, Anda diharuskan melampirkan akta lahir tertanggung. Jika ahli waris saudara kandung, Anda perlu melampirkan akta lahir tertanggung dan akta lahir ahli waris tersebut.

Cara klaim asuransi Prudential ini memang sedikit rumit karena memiliki mekanisme yang lumayan panjang. Pastikan saja Anda memenuhi berbagai syarat berkas tadi dan polis yang Anda miliki masih dalam keadaan aktif juga tidak berada dalam masa tunggu. Anda bisa berkonsultasi dan meminta bantuan tim kami melalui situs dokter.my untuk mengajukan klaim.

0 komentar:

Posting Komentar